<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Akmalul Khuluk!</title>
	<atom:link href="http://akmalulreview.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akmalulreview.wordpress.com</link>
	<description>"When you have eliminated the impossible, whatever remains, however improbable, must be the truth."</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Aug 2008 09:22:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='akmalulreview.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f4dc711cb3fa4c8e054c49bc20c45e3a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Akmalul Khuluk!</title>
		<link>http://akmalulreview.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Zinedine Zidane, Sang Legenda</title>
		<link>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/zinedine-zidane-sang-legenda/</link>
		<comments>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/zinedine-zidane-sang-legenda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 09:22:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmalulk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[zidane]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akmalulreview.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal dengan bintang satu ini? Biarpun sudah tidak lagi bermain, namanya tetap dikenang. Dia adalah legenda. Dan legenda akan selalu diingat dan diperbincangkan sampai kapanpun.
Zinedine Yazid Zidane telah ditakdirkan untuk menjadi bintang besar. Zizou, panggilan lelaki Muslim kelahiran 23 Juni 1973 ini, dilahirkan di Marseille, dan dibesarkan di La Castellane. Meski ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akmalulreview.wordpress.com&blog=4441345&post=3&subd=akmalulreview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Siapa yang tidak kenal dengan bintang satu ini? Biarpun sudah tidak lagi bermain, namanya tetap dikenang. Dia adalah legenda. Dan legenda akan selalu diingat dan diperbincangkan sampai kapanpun.</p>
<p>Zinedine Yazid Zidane telah ditakdirkan untuk menjadi bintang besar. Zizou, panggilan lelaki Muslim kelahiran 23 Juni 1973 ini, dilahirkan di Marseille, dan dibesarkan di La Castellane. Meski ia lahir di Marseille, ia tak pernah bermain untuk klub di kota kelahirannya, Olympique de Marseille. Karir sepakbolanya justru dimulai dari klub AS Cannes dan Bordeaux.</p>
<p>Juventus kemudian menjadi tempat pertamanya di luar Prancis setelah membelinya dari Bordeaux senilai 3 juta pounds tahun 1996, dan itu adalah pembelian yang tercatat paling menguntungkan bagi Juventus, karena saat di klub Turin itulah nama Zizou bersinar, dan lebih bersinar lagi saat ia membawa timnas Prancis menjuarai juara dunia 1998 dan juara Eropa 2000.</p>
<p>Real Madrid kemudian memboyong Zizou ke Santiago Bernabeu dengan bayaran yang sangat tinggi, 47 juta pound, atau setara 81 juta dolar, yang mengantarnya menjadi pemain termahal sepanjang sejarah.</p>
<p>Modal besar yang dikeluarkan oleh Madrid langsung dibayarnya tunai. Bersama Raul, Luis Figo, dan Roberto Carlos, Zidane membawa Madrid meraih trofi Champions tahun 2002, setelah menyumbang satu gol dalam kemenangan Madrid 2-1 melawan Bayer Leverkusen di Glasgow ‘s Hampden Park. Sayang, cedera yang dialaminya, ditambah usia yang terus menggerogotinya, membuatnya tak bisa lagi menolong Madrid dari keterpurukan, meski bintang-bintang lain terus berdatangan melengkapi Los Galacticos.</p>
<p>Tanggal 7 Mei 2006 menjadi hari yang paling mengharukan bagi Zidane. Ia berpamitan pada publik Santiago Bernabeu setelah mengabdi selama 5 tahun klub kaya itu. Dalam pertandingan melawan Villareal itu, Zidane menyumbang satu gol. Sayangnya, golnya itu tak mampu memberi kemenangan pada Madrid yang hanya bermain imbang 3-3. Tetapi, para penggemarnya yang mengenakan kostum Madrid dengan tulisan “Zidane 2001-2006” tetap menyambutnya dengan meriah.</p>
<p>Di timnas Prancis, Zidane adalah pahlawan. Tahun 1998, saat hajatan Piala Dunia diselenggarakan di negerinya, ia menyumbangkan dua gol penting ke gawang Brazil di partai final yang berakhir bagi kemenangan Prancis 3-0 itu. Ia juga membawa timnya memenangkan Euro 2000 setelah menggebuk Italia 2-1.</p>
<p>Kepiawaian Zidane dalam mengolah bola, dribel yang elegan, passing yang indah dan keseimbangan yang sempurna membuatnya menjadi salah satu pemain paling elegan di dunia dan disebut-sebut sebagai ‘artis di lapangan hijau,’ ia juga sering disebut-sebut publik Prancis sebagai pengganti sejati legenda Prancis Michel Platini.</p>
<p>Sayangnya, menjelang Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang, ia mengalami cedera yang cukup serius. Penampilannya yang indah terganggu oleh cederanya itu. Selain Madrid, yang paling menderita karena hal itu adalah Les Bleus yang gagal total di Piala Dunia di daratan Asia pertama itu. Dengan memalukan, tim berlogo ayam jantan ini dikalahkan 1-2 oleh Senegal yang notabene adalah negara bekas jajahan Prancis dan dilatih oleh seorang pelatih Prancis juga. Begitu juga di Euro 2004, Prancis ditendang Yunani di babak perempat final.</p>
<p>Setelah itu, Zidane langsung mengumumkan pengunduran dirinya dari pentas dunia, dan berencana akan pensiun setelah menghabiskan kontraknya di Madrid musim 2006-2007. Akan tetapi, menjelang Piala Dunia di Jerman, nasionalisme Zidane terpanggil juga. Menyaksikan mantan teman-temannya terseok-seok di babak kualifikasi, ia memutuskan untuk kembali memperkuat Les Bleus. Kembalinya Zidane itu membuat dua temannya, Claude Mekelele dan Lilian Thuram yang juga telah menyatakan pensiun, ramai-ramai kembali. Beruntung bagi Prancis, kehadiran trio itu membuat mereka kembali ke jalur Jerman setelah menang melawan Faroe Island 3-0.</p>
<p>Di piala Dunia 2006, Zizou bermain sangat menawan. Zidane merupakan aktor utama di balik keberhasilan Prancis melaju ke babak final. Padahal tim asuhan Raymond Domenech ini sempat diragukan akan melaju sejauh itu karena performa yang buruk di babak awal. Namun sayang, di final Zizou terprovokasi oleh Materazzi. Zizou menanduk Materazzi karena tidak tahan dengan provokasi Marco Materazzi yang, menurut pendengarannya, tiga kali melontarkan kalimat yang memaki (menghina) ibu dan saudara perempuannya. Alhasil, dia dikartu merah dan Perancis gagal memboyong trofi piala dunia 2006.</p>
<p>Setelah piala dunia berakhir, dalam wawancara eksklusifnya dengan televisi Prancis, Canal Plus, secara terbuka Zidane menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang memalukan itu. Tapi, Zidane tidak merasa menyesal dengan apa yang telah dilakukannya terhadap Materazzi.</p>
<p>“Reaksi saya sangat buruk. Untuk itu, saya meminta maaf,” kata Zidane. “Saya meminta maaf karena begitu banyak anak-anak yang menyaksikan adegan tersebut. Saya benar-benar (minta maaf) untuk itu. Tapi, saya tidak menyesali apa yang telah saya lakukan. Sebab, jika saya menyesalinya berarti apa yang dikatakannya (Materazzi) itu benar,” tegas Zidane mengomentari tindakan tandukan kepalanya itu yang terjadi sepuluh menit sebelum babak kedua perpanjangan waktu babak final PD 2006 antara Prancis vs Italia berakhir.</p>
<p>Ketika ditanya apakah sebelum pertandingan, terdapat perseteruan di antara mereka berdua, Zidane menampiknya. “Tidak ada ketegangan antara saya dan Materazzi sebelum atau ketika pertandingan berlangsung,” katanya. Lantas, “Dia (Materazzi) memegang kaus saya dan saya pun menyuruhnya untuk berhenti melakukannya. Saya katakan kepadanya, jika menginginkan kaos saya, maka saya akan memberikan kepadanya ketika pertandingan telah usai,” kata Zidane.</p>
<p>Zizou menolak untuk mengatakan secara terus terang dan detail apa yang sebenarnya dikatakan Materazzi. “Ia melontarkan kalimat kasar kepada saya. Itu terjadi beberapa kali. Saya meninggalkannya dan kemudian saya berbalik mendekatinya. Lalu, segalanya pun berjalan begitu cepat. Kata-kata yang ia ungkapkan memang terkait dengan ibu dan saudara perempuan saya,” aku Zidane.</p>
<p>“Sekali makiannya terdengar saya masih bisa tahan. Lalu, kedua kali, dan saat ketiga kali itulah saya tidak mampu mengendalikan emosi saya,” terang Zidane. “Saya seorang laki-laki dan kadang perkataan itu lebih keras (kasar) daripada perbuatan. Saya rasa saya lebih baik dipukul sampai jatuh daripada mendengar makian itu,” tegasnya.</p>
<p>Meski Zidane mengakhiri karirnya dengan buruk di Piala Dunia 2006 –mendapat kartu merah karena menanduk Materazzi– para jurnalis yang meliput Piala Dunia 2006 tidak ragu untuk memilih Zidane sebagai pemain terbaik Piala Dunia di Jerman. Saingan Zidane adalah Fabio Cannavaro, kapten tim Italia, meraih tempat kedua, sementara Andrea Pirlo, playmaker Italia, meraih tempat ketiga.</p>
<p>Itulah Zidane. Sang legenda, yang juga manusia biasa.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akmalulreview.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akmalulreview.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akmalulreview.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akmalulreview.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akmalulreview.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akmalulreview.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akmalulreview.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akmalulreview.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akmalulreview.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akmalulreview.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akmalulreview.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akmalulreview.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akmalulreview.wordpress.com&blog=4441345&post=3&subd=akmalulreview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/zinedine-zidane-sang-legenda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbc7ec9508a68e441e63b82507fe5de?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">akmalulk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/</link>
		<comments>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 08:46:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akmalulk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akmalulreview.wordpress.com&blog=4441345&post=1&subd=akmalulreview&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/akmalulreview.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/akmalulreview.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akmalulreview.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akmalulreview.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akmalulreview.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akmalulreview.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akmalulreview.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akmalulreview.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akmalulreview.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akmalulreview.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akmalulreview.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akmalulreview.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akmalulreview.wordpress.com&blog=4441345&post=1&subd=akmalulreview&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akmalulreview.wordpress.com/2008/08/07/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/afbc7ec9508a68e441e63b82507fe5de?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">akmalulk</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>